Showing posts with label sharing. Show all posts
Showing posts with label sharing. Show all posts

Sunday, 11 December 2011

Holy Matrimony | Ricky and Joan


Oo, Lord, we thank You for this wonderful moment. 
Thanks for each single thing you give to us in this life.
May His blessing pour upon us.
May He trust us for the wonderful things we always pray.
And hope we can be the blessing for others.

Manusia Melihat Rupa, Tuhan Melihat Hati

"Jangan lihat dari penampilan fisiknya doang dong, yang penting hatinya..!"
Well, seringkali kita mendengar opini orang-orang sekitar yang berkata demikian. Entah itu soal mencari pasangan hidup, memilih karyawan, memilih teman, atau mungkin memilih pembantu rumah tangga. Hmmm, ya, saya setuju dengan ungkapan bahwa sikap hati kita merupakan hal yang penting dalam bertindak sehari-hari. Siapa yang tidak ingin seorang karyawan yang berintegritas, jujur dan dapat dipercaya? Hati orang tua mana yang tidak akan takluk melihat kelakuan sopan seorang anak?

Saya sangat setuju dengan ungkapan "manusia melihat rupa, sementara Tuhan melihat hati." Saya benar-benar setuju bahwa cara pandang Tuhan dalam melihat kualitas hidup seseorang adalah berdasarkan hatinya. Tapi, saya juga sangat setuju dengan frase depan ungkapan tersebut, "manusia melihat rupa." Yup! Bukankah dalam kehidupan kita sehari-hari, kita ini berhadapan dengan begitu banyak manusia yang ternyata "melihat rupa" kita. Yang saya maksudkan di sini bukanlah soal tampan dan cantiknya seseorang. Pasti pernah dong dengar istilah yang namanya First Impression. Biarpun mungkin secara fisik, kita bukan orang yang dinilai atau menilai diri kita tampan atau cantik, tapi kita mampu memberikan penampilan diri yang menarik sesuai dengan keadaan diri kita.

Mana ada sih orang lain yang melihat kita dalam keadaan rambut tidak tertata rapi, menggunakan baju tidur kumel berkata bahwa kita ini seorang yang berintegritas dan baik hati?? *kecuali orang-orang terdekat kali yah?? haha* 

Sekali lagi, tanpa mengabaikan bahwa kualitas hati seseorang itu penting, saya mau mengingatkan bahwa manusia itu melihat rupa. Jujur saya juga bukan seorang yang super cantik dengan badan bak supermodel, saya mah biasa aja. Saya cuma berusaha memberikan tatanan yang baik dalam berpenampilan. Saya cuma memakai baju yang tidak bau, tampak rapi, menata rambut senormal mungkin *supaya ga kaya rambut singa*, dan senyum. Sebisa mungkin saya tingkatkan upaya saya dalam menata diri, sambil terus berupaya memperbaiki sikap saya yang memang kadang tampak buruk. *hahahaha*

Seorang teman pernah berkata, berdandanlah sebaik mungkin ketika hendak pergi ke mana saja *bahkan biar cuma pergi ke warung* karena kesempatan baik bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Ketika persiapan bertemu dengan kesempatan, siapa tau keberhasilan akan kita capai.

**Oia,  first impression juga bukan cuma soal berdandan secara fisik, tapi juga bersikap ketika bertemu orang lain. Entah itu soal gestur tubuh, cara berbicara, berpikir positif, dsb.**

Tuhan melihat hati. Manusia melihat rupa!

Friday, 25 March 2011

Proverbs 31 Woman

The Proverbs 31 Woman :

10An excellent wife, who can find?
For her worth is far above jewels.
rare, precious
11The heart of her husband trusts in her,
And he will have no lack of gain.
trustworthy
12She does him good and not evil
All the days of her life.
kind
Her Character
as a Wife


13She looks for wool and flax
And works with her hands in delight.
works joyfully
14She is like merchant ships; 
She brings her food from afar.
goes extra mile to get choicest goods
15She rises also while it is still night
And gives food to her household
And portions to her maidens.
disciplined
16She considers a field and buys it; 
From her earnings she plants a vineyard.
enterprising, prudent with money
17She girds herself with strength
And makes her arms strong.
energetic
18She senses that her gain is good;
Her lamp does not go out at night.
good steward
19She stretches out her hands to the distaff,
And her hands grasp the spindle.
diligent
Her Devotion
as a Homemaker


20She extends her hand to the poor,
And she stretches out her hands to the needy.
compassionate, generous
Her Generosity
as a Neighbor


21She is not afraid of the snow for her household,
For all her household are clothed with scarlet.
provident
22She makes coverings for herself; 
Her clothing is fine linen and purple.
elegant
23Her husband is known in the gates,
When he sits among the elders of the land.
influential
24She makes linen garments and sells them,
And supplies belts to the tradesmen.
industrious
Her Devotion
as a Homemaker


25Strength and dignity are her clothing,
And she smiles at the future.
poised
26She opens her mouth in wisdom,
And the teaching of kindness is on her tongue.
wise
Her Influence
as a Teacher


27She looks well to the ways of her household,
And does not eat the bread of idleness.
manages her home
28Her children rise up and bless her;
Her husband also, and he praises her, saying:
praiseworthy
29"Many daughters have done nobly,
But you excel them all."
distinguished
Her Effectiveness
as a Mother


30Charm is deceitful and beauty is vain,
But a woman who fears the LORD, she shall be praised.
God-fearing
31Give her the product of her hands,
And let her works praise her in the gates.
honored
Her Excellence
as a Person



~ Proverbs 31:10-31


Source: proverbs31woman.com

Thursday, 24 March 2011

Everything beautiful in ITS time

Desember 2007. Saat itulah pertemuan pertama saya dengan Ricky. Desember bagi umat kristen tentunya menjadi bulan yang amat sibuk dengan persiapan perayaan natal. Demikian juga saya saat itu. Saya dan Ricky tergabung dalam sebuah tim musik untuk pementasan paduan suara dalam rangka natal. Saya sebagai pianist, Ricky sebagai keyboard filler. Bisa dibilang waktu itulah saat cinta kita dimulai.. Cieehhh..

Saya sendiri saat itu hanya terkagum-kagum dengan sosok seorang Ricky yang bisa memainkan bermacam-macam alat musik dari segala aliran musik, piano, vokal, gitar, keyboard; pop, klasik, jazz, semua diborong, maklumlah mahasiswa musik, mungkin keroncong, suling juga dia bisa. Sementara saya ini asli pemain piano klasik dari kelas satu sd hingga sekarang. Wajarlah kalo saya jadi kagum padanya.

Latihan demi latihan, hari demi hari, minggu demi minggu, hingga pementasan natal pun tiba, dan ketika Desember berlalu, pertemuan dan percakapan saya dan Ricky terputus. Bahkan kami belum sempat bertukar nomer hp saat itu. Hahaha..

Hingga di akhir Januari 2008 *sebulan sesudah itu*, ulang tahunnya Ricky, saya iseng memberikan ucapan selamat ulang tahun di Friendsternya. Dan ga tau kenapa, sejak saat itu kita jadi sering message2an via Friendster. Ngobrol tentang kegiatan masing-masing, hobi, kuliah, dan topik yang paling sering diomongin tentunya tentang musik. Yahh, kurang lebih sebulan setelah itu, Ricky pun berinisiatif memberikan nomer hp nya, dan alhasil akhirnya kita ketemuan lagi.

Mungkin dengan alibi meminjamkan buku musik, Ricky mencoba berkunjung ke rumah, bulan Maret tiga tahun yang lalu. Saya masih ingat ketika Ricky datang dengan kaos polo berwarna pink muda dan setoples kue kering buatan mamah Ricky. Waahh, hari itu kita agak bingung juga mau ngobrol apa, tapi lama-lama suasana pun bisa cair gara-gara buku musik yang Ricky bawa. Well, he is a good planner!

Dateng ke rumah, udah, nonton ke bioskop, udah. Makan bareng, udah. Akhirnya dua bulan kemudian, ketika kita pergi bareng lagi, mampirlah kita ke toko bunga. Saya disuruh tunggu di mobil waktu itu, siang-siang, panas, dan kira-kira lima menit kemudian Ricky datang membawa bunga mawar. Wuiihhh, panaspun langsung jadi adem, hehehe...

Singkat cerita, beberapa minggu setelah itu, kita berkomitmen to go to the next level! Yes, we were in a relationship. And now, we are engaged.

Everything beautiful in its time. ("its" loh, bukan "His")
Ya, Tuhan sediakan rencana yang luar biasa dari hidup kita, tapi bukan berarti kita hanya diam saja untuk menerimanya. Kita perlu siapkan diri kita, melatih diri kita, terus belajar, hingga ketika kita siap, ketika "its time" tiba, kita mengalami hal yang baik dalam rencana Tuhan.

Menurut pengertian saya sendiri, Tuhan selalu sediakan! Tuhan bukannya memberi dan menaruhnya pada tangan kita, sehingga kita tidak perlu berusaha untuk memperoleh. Tuhan selalu sediakan *dalam hal apapun*, tapi siapkah kita untuk berusaha mengambilnya? 

Demikian Ricky dalam hidup saya. Kenapa bukan dari dulu aja saya kenal Rickynya, menurut pemikiran saya, bukankah kalau kenal lebih lama akan jauh lebih baik?? Saya percaya, karena alasan "its time" lah, Tuhan baru mempertemukan saya dan Ricky tiga tahun yang lalu. Saya percaya sebelum saya bertemu Ricky *dan sebelum Ricky bertemu saya, tentunya*, kami sudah mempersiapkan dan dipersiapkan sedemikian oleh Tuhan.

Now, we are preparing for our marriage, in a few weeks. Mohon doanya yah sodara sodari, supaya saya dan Ricky bisa terus naik ke level selanjutnya dan mengalami rencana yang luar biasa dari Tuhan. :)
GOD bless us all..

Friday, 25 February 2011

You & Me

Taking a trip down memory lane
Things have changed One thing remains
That they will always have each other
And even though those days have gone
They know here is where they belong
Theres some kinda magic in the air

Feel the warmth
That only summer breezes can bring
Sweet little notes of spring begin
Nothing to fear

Taking one step at a time
Walking hand in hand
one two three four
Cheek to cheek
And theyre learning How to do that dance
Let this love be forever more they say
I wish for this, to be true for you and me

Holding her close he leading the way
Out at the park Enjoying the Day
And you can tell theyll be ok
Feel the warmth
That only summer breezes can bring
Sweet little notes of spring begin
Nothing to fear

Let this love be forever more they say
I wish for this, to be true for you and me
To be true for you and me

You & Me ~ Olivia Ong

Thursday, 23 September 2010

Kantung Plastik dan Pemanasan GLobal



Dalam satu tahun, 1 triliun kantong plastik digunakan oleh dunia.
Setiap orang menggunakan sekitar 170 kantong plastik tiap tahun.
Ini berarti setiap satu menit-nya 2 juta kantong plastik yang dibuang.
Kantong plastik terbuat dari polyethene (PE), suatu bahan thermoplastic yang lebih dari 60 juta ton bahan ini diproduksi setiap tahun di seluruh dunia terutama menjadi kantong plastik.
Untuk memproduksi 1 ton plastik diperlukan 11 barel minyak mentah (BBM).
Di negara-negara maju, penggunaan kantong plastik belanja di toko dan supermarket mulai dibatasi dan digantikan dengan kantong kain.
Di San Francisco (AS), toko dan supermarket yang masih menyediakan kantong plastik dikenakan denda $100 (hampir Rp 1 juta) untuk pelanggaran pertama kali, dan meningkat denda $200 untuk pelanggaran berikutnya dan jika masih melanggar dikenanakan denda $500.
Di Australia, toko-toko menjual “tas belanja dari kain” dengan harga yang sangat murah namun bisa dipakai berkali-kali.
Di Perancis, supermarket seperti Carrefour “memaksa” konsumennya untuk membeli tas kain ramah lingkungan.
Di Inggris, beberapa supermarket besar memberi discount khusus senilai 1-4 Poundsterling bagi pembeli yang membawa tas sendiri dari rumah.

Apa "Dosa" Kantong Plastik sehingga kita harus mengurangi pemakaian kantung plastik?

Kantong plastik tergolong “barang sekali pakai” sehingga memperbanyak sampah. Kalau kita belanja bulanan di supermarket, sekali belanja kita akan memakai paling tidak 4 kantong plastik dalam berbagai ukuran. Jakarta menghasilkan sekitar 6.000 ton sampah setiap hari, yang lebih dari setengahnya adalah sampak non-organik terutama plastik dan kertas. Sampah kantong plastik yang dibuang di Jakarta dapat menutupi 2600 lapangan sepakbola.
Kantong plastik baru bisa terurai di alam dalam waktu 500 - 1.000 tahun, sehingga jika tercecer di tanah akan merusak lingkungan, menghambat peresapan air, menyebabkan banjir, dan merusak kesuburan tanah. Pemerintah Bangladesh melarang kantong plastik karena dianggap sebagai penyebab banjir di musim hujan.
Sekitar 3% plastik di dunia berakhir sebagai sampah yang terapung-apung di permukaan air, termasuk di laut yang menyebabkan kematian banyak ikan paus dan penyu karena sampah plastik tersangkut di pencernaan mereka.
Hanya 1% kantong plastik bekas yang dapat didaur ulang, terutama karena sulitnya memilah berbagai jenis plastik yang digunakan dan tak sebandingnya biaya daur ulang dengan harga jualnya, sehingga hampir semua kantong plastik menjadi sampah. Pemulung saja tidak ingin mengambil sampah kantong plastik!
Untuk memproduksi plastik, setiap tahunnya diperlukan 12 juta barel minyak yang menghasilkan emisi gas rumah kaca cukup besar, ditambah lagi sekarang terjadi krisis minyak yang mengakibatkan melambungnya harga BBM.

Apa yang bisa Kita lakukan?

Bantu selamatkan bumi dengan membawa tas sendiri saat berbelanja ke supermarket atau ke pasar tradisional (Ingatlah kebiasaan baik dari ibu atau nenek kita yang selalu berbelanja ke pasar tradisional dengan membawa tas belanja sendiri dari rumah). Sebaiknya gunakan Tas Ramah Lingkungan yang terbuat dari bahan kain yang dapat didaur-ulang. Bawalah selalu tas ramah lingkungan itu di mobil atau di tas Anda agar selalu tersedia kapan pun Anda membutuhkannya. Jadi tidak alasan, Anda terpaksa menerima kantong plastik.
Jika hanya membeli sedikit, tolaklah pemberian kantong plastik dari toko dan masukkan barang belanjaan ke dalam tas Anda sendiri. Ingat, kantong kresek adalah “bonus” yang tak berguna.
Kurangi penggunaan kantong plastik kresek SEKARANG JUGA. Jika belum dapat menghentikan secara total, lakukanlah secara bertahap, misalkan hanya digunakan untuk membuang sampah (menjadi plastik sampah) Jangan jadi “penimbun” dan “kolektor” kantong plastik tak terpakai yang memenuhi rumah Anda. 
Anjurkan keluarga, teman, dan tetangga untuk mengurangi pemakaian kantong plastik, dengan menjelaskan bahaya-bahaya yang ditimbulkannya. Jadilah “agen” penyelamat lingkungan.

Dengan mengubah kebiasaan kecil, Kita akan berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. 

Anda bisa jika Anda mau dan peduli.

(Sumber: www.pemanasanglobal.net)

Saturday, 21 August 2010

Tips Mencegah Ledakan Gas Elpiji

Ledakan gas elpiji tentunya menjadi hal yang sangat meresahkan masyarakat Indonesia saat ini. Berikut adalah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah terjadinya ledakan gas elpiji.
1. Membeli tabung gas elpiji 3 kg di agen / pangkalan resmi Pertamina.
2. Saat membeli tabung gas, lakukan pengecekan dan pastikan bahwa ada karet hitam pada valve tabung gas elpiji 3 kg
3. Sebelum tabung gas digunakan, lakukan pemeriksaan dan pastikan selang benar-benar terpasang ke regulator dan kompor gas secara baik. Dan kencangkan klemnya.
4. Letakkan tabung gas elpiji 3 kg di bawah kompor gas, sehingga posisi tabung tidak sejajar dengan kompor.
5. Letakkan tabung gas elpiji 3 kg agak jauh dari kompor dengan tujuan agar panas api dari kompor tidak menyambar ke tabung gas elpiji 3 kg
6. Lakukan pemasangan regulator dan lakukan pemutaran kenop regulator searah jarum jam hingga menunnjuk ke arah bawah.
7. Untuk menyalakan kompor, tekan kenop kompor lalu putar kearah kiri (berlawanan arah jarum jam).
8. Apabila api belum menyala, jangan mencolok valve tabung gas elpiji 3 kg. Dan sebaiknya cukup dengan menggoyang-goyangkan selang.
9. Jangan memakai kompor minyak tanah secara bersamaan dengan kompor gas elpiji dalam posisi yang terlalu dekat.
10. Tempat untuk meletakkan kompor gas, sebaiknya mempunyai sirkulasi udara yang baik.
11. Bila terjadi kebocoran gas dengan indikasi terciumnya bau gas, segera lepas regulatornya. Segera alihkan tabung gas elpiji 3 kg ke luar ruangan. Atau segera buka pintu jangan hanya membuka jendela, karena gas elpiji lebih berat dari udara, sehingga posisi gas elpiji berada di sekitar permukaan lantai

Saturday, 14 August 2010

Finding Favourite Cup at Starbucks!

Choose your drink, then feel free to customize it the way you like. Explore different combinations and enjoy.
Espresso Shot. Rich, caramelly sweet and delicious, freshly pulled shots of Starbucks Espresso Roast are at the heart of all Starbucks espresso drinks. For a dull-falvored experience, enjoy a shot on its own.

Caffe Latte. Most popular espresso drink. Perfectly steamed milk, rich espresso and a delicate topping of foamed milk. Milky, soothing and inviting anytime. Also available iced.

Cappuccino. A European coffehouse staple, combining espresso with a small amount of steamed milk and a deep luxurious layer of foam. Classic and complex with stronger coffee flavor.

Caffe Mocha. A chocolaty, indulgent treat. Espresso and intense, bittersweet chocolate syrup mixed with steamed milk-all topped by a cloud of whipped cream. The perfect bit of luxury. Also available iced.

Caramel Machiato. A signature Starbucks beverage, A creamy mix of vanilla and freshly steamed milk marked with intense Starbucks espresso, topped with velvety foam an our own proprietary buttery caramel sauce.

Caffe Americano. This European approach to American-style coffee combines espresso with steaming hot water. A great alternative for brewed coffee aficionados. Also available iced.

Brewed Coffee. The finest coffees from around the world are carefully selected and roasted to perfection. Then they are brewed fresh throughout the day by our baristas for you to enjoy.

Coffee Frappuccino Blended Coffee. A refreshing treat. Sweet and creamy coffee blended with ice. Cool and delicious.

Caramel Frappuccino Blended Coffee. Pure cool decadence. Starbucks coffee, milk and caramel and blended with ice, then topped with whipped cream and a swirl of caramel sauce.

Mocha Frappuccino Blended Coffee. Sweet, cold and chocolaty. Premium coffee, milk and our own chocolate syrup are blended with ice and topped with wipped cream.

Sizes: Short - Tall - Grande - Venti

Do you like your drink extra hot, or iced? With whipped cream, or without? Maybe an extra shot of espresso or one of our flavored syrups os for you, Starbucks offer thousands of different drink combination. Finding yours is part of fun.

Decaf. Rich, intense espresso flavor without all caffeine. 
Shots (Extra Shots of Espresso). Add more rich, caramelly sweet espresso taste. 
Syrup (Flavored Syrup). Give your drink an extra bit of delicious flavor with one of our flavored syrup. Milk (Type of Milk). Whole, non-fat or soy. Custom. Extra hot? Or with light foam? Maybe a drizzle of chocolate -or with room for milk or cream. Get specific- we're happy to help. Drink. Your delicious, personalized drink. Enjoy!

Our Promise. Your drink should be perfect, every time. If not, let us know and we'll make it right. ~Starbucks Coffee.

Sunday, 1 August 2010

WOW! Factor

Tahukah kita bahwa manusia adalah kejadian yang sangat luar biasa yang pernah Tuhan ciptakan. Sangatlah hebat apa yang pernah Tuhan kerjakan untuk penciptaan manusia sehingga kita memiliki miliaran sel yang beregenerasi setiap harinya, tulang paha yang lebih kuat dari konstruksi beton, bahkan darah kita yang melakukan perjalanan 96.540 km per harinya, dan berbagai kehebatan yang lainnya.

Karena keajaiban-keajaiban itulah, manusia dapat dikatakan ciptaan Tuhan yang paling "WOW!". Tentunya bukan hal-hal WOW! itu saja yang Tuhan maksudkan dalam penciptaan kita, Tuhan juga ingin kita menjadi manusia yang hebat di dunia ini di dalam karir, keluarga, dan dimanapun lingkungan kita berada.

The more you PREPARE, the better you BECOME.
Untuk menjadi pribadi-pribadi yang WOW!, ada beberapa poin yang perlu kita persiapkan.

Selection. Hal yang terbaik berasal dari bahan yang terbaik. Setiap kita memiliki karunia yang Tuhan berikan. Dari setiap karunia yang ada, timbang-timbanglah karunia terbaik apa yang dapat kita kembangkan dan berpotensi menjadi sesuatu yang luar biasa. Pujian dari orang lain, kelebihan kita terhadap sesuatu hal dibanding orang lain, keberhasilan masa lalu dapat dijadikan pertimbangan dalam hal ini.

Time Allocation. Berapa banyak waktu yang kita perlukan untuk mengembangkan karunia kita? Di dalam waktu yang kita alokasikan, hal-hal yang dapat kita lakukan adalah mengasah karunia kita lebih dalam lagi. Bacalah buku, bergaul dan belajar dari orang yang lebih pintar atau berlatihlah untuk memaksimalkan karunia yang kita miliki setiap saat selagi ada waktu.

Faith Execution. Setelah mengembangkan karunia yang telah kita seleksi, tentunya hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menunjukkannya. Tunjukkan! Tampilkan! Perlihatkan! Pamerkan! Tawarkan! (atau apapun istilahnya. Hahaha.) Semakin kita berani menawarkan, semakin kita mendapatkan sesuatu yang berbeda.

Humble Presentation. Dan akhirnya ketika kita telah berhasil menunjukan karunia yang telah kita poles sedemikian rupa, ketika ribuan bahkan jutaan mata tertuju pada kita, ketika tepuk tangan dan teriakan yang riuh yang ditujukan kepada kita datang, ini saatnya to be humble. Karena semua kehebatan yang kita punyai berasal dari Tuhan Pencipta. Meningkatkan posisi jauh lebih mudah dibanding bertahan di posisi itu.

Selamat menjadi manusia yang WOW!, karena kita memiliki WOW! Factor.
The more you prepare, the better you become. Focus on what your strength is, build on it, and start blessing others by it....don't forget to keep a humble heart. ~Ps. Chandra Sundjaja.

(Sumber: ICC, August 1st, preached by Ps. Chandra Sundjaja)

Wednesday, 21 July 2010

Toxic Belief: "Jangan Egois, Dahulukan Orang Lain..."


Bertahun-tahun lamanya saya hidup dengan keyakinan bahwa mengalah adalah selalu yang terbaik. Selain latar belakang masa kecil saya, berbagai “program” yang ditanamkan kepada saya bertahun-tahun selalu mengajarkan saya untuk memberi jalan lebih dulu pada orang lain. Setiap kali saya mencoba memperjuangkan sesuatu untuk diri saya sendiri, seolah-olah seperti ada suara yang berkata “Kamu egois sekali sih... Kok mentingin diri sendiri banget?”

Kenyataannya, hidup dengan keyakinan seperti ini membuat saya menderita. Pertama, semakin banyak orang yang memanfaatkan dan menginjak-injak saya, lantaran saya selalu bersedia melakukan apa yang mereka inginkan di atas kepentingan diri saya sendiri. Saya bahkan pernah bertengkar hebat dengan istri saya karena membatalkan janji yang sudah dibuat 3 minggu sebelumnya, hanya karena mendadak saya harus masuk kerja di hari Sabtu. Waktu itu saya berpikir kalau saya tidak mau menuruti keinginan bos untuk masuk kerja, maka saya egois dan mementingkan diri sendiri.

Kedua, saya juga semakin stres karena berkali-kali harus berada di posisi “kalah”. Sebenarnya saya tidak mau dan tidak ingin berada di posisi itu, tetapi perintah “Jangan egois dan dahulukan kepentingan orang lain” membuat saya terpenjara dan terpaksa melakukan apa yang seringkali tidak saya ingini. Saya yakin masih banyak orang yang hidup dengan cara seperti ini dan saya sangat memahami betapa besarnya beban yang mereka tanggung akibat keyakinan ini.

Maka, pada kesempatan ini, saya ingin Anda memahami, sesungguhnya ada 3 keyakinan yang beredar berkaitan dengan topik yang kita bahas, yaitu:
1. “Jangan pedulikan orang lain. Pada era yang kejam sekarang ini Anda harus memakan sebelum dimakan.”
2. “Jangan mementingkan diri-sendiri, dahulukan orang lain dong... (ini yang baru kita bahas)”
3. “Perjuangkan kebaikan untuk dirimu sendiri tanpa melukai orang lain dan mengorbankan etika moralitas.
  Keyakinan ketigalah yang seharusnya kita hidupi. Anda BOLEH dan BERHAK memperjuangkan untuk kepentingan diri Anda sendiri sepanjang Anda tidak melukai dan melanggar etika serta moralitas. Bahkan pada masa- masa tertentu, Anda HARUS memperjuangkan diri-sendiri.

ANDA HARUS TAHU BAHWA:
- Anda BERHAK berkata “TIDAK” dan menolak orang lain.
- Anda BERHAK memperoleh apa yang Anda inginkan.
- Anda BERHAK mendebat, mempertanyakan, dan meminta penjelasan untuk sesuatu yang bisa merugikan Anda.
- Anda BERHAK memperjuangkan kepentingan diri Anda, terutama jika menyangkut area-area esensi dalam hidup Anda (keluarga, keuangan, kesehatan, karir, dan sebagainya).
- Anda BERHAK hidup bahagia dan menerima yang terbaik untuk diri Anda..

Mulai saat ini:
1. Mulailah meminta penjelasan saat Anda merasa “berat sebelah” dan Anda berada di posisi dirugikan.
2. Beranilah berkata “tidak” untuk sesuatu yang jelas-jelas di luar kemampuan Anda, di luar tanggung jawab Anda, atau untuk sesuatu yang jelas-jelas tidak adil dan hati Anda keberatan. Minimal, Anda menyampaikan keberatan Anda dan alasannya. Saya tahu ini tidak mudah, karena itu mulailah dari hal-hal kecil seperti memilih tempat makan, berkatalah “tidak” jika Anda tidak suka makan di tempat tertentu.
3. Beranilah meminta Hak Anda yang memang sudah sewajarnya Anda terima. Jika Anda merasa seseorang tidak me’reward Anda dengan layak sesuai kontribusi/kemampuan Anda, beranilah untuk bertanya dan meminta penjelasan (dengan cara yang sopan dan bijaksana
tentunya)
4. Hadapilah penolakan. Anda harus ingat bahwa Anda TIDAK BISA menyenangkan hati semua orang. Sehebat apapun Anda mengalah, akan selalu ada orang-orang yang menuntut lebih kepada Anda.
Karena itu, jangan berpikir untuk menyenangkan hati orang lain dengan mengorbankan diri-sendiri hingga habis-habisan. Memang benar ada kalanya kita harus mengalah, namun ada kalanya pula kita harus memperjuangkan hak kita, terutama jika sudah menyangkut sesuatu yang esensi.
5. Ketahui apa yang Anda perjuangkan. Banyak orang tidak mau mengalah untuk hal-hal remeh yang tidak penting. Karena itu, saya menyarankan ketika Anda hendak memperjuangkan sesuatu demi diri-sendiri, pastikan itu adalah hal yang layak diperjuangkan, bukan hanya sekedar hal-hal remeh. Misalnya, Anda dalam kondisi sakit keras dan bos Anda meminta Anda masuk kerja, maka Anda boleh memperjuangkan kesehatan diri Anda dan bernegosiasi untuk ijin tidak masuk. Tetapi jika Anda sedang sehat dan rekan Anda meminta Anda menggantikan tugasnya lantaran istrinya masuk rumah sakit, dan Anda memperjuangkan tetap ingin libur dan tidak mau menggantikan tugas rekan Anda, saat itulah Anda memperjuangkan hal yang remeh dan benar-benar menjadi egois.

Semoga mulai hari ini Anda paham bahwa Anda BOLEH dan BERHAK memperjuangkan kebaikan diri Anda sendiri. Berhentilah menjadi martir dan mulailah berani memacu dirimu untuk “menyalip” orang lain.

(Sumber: www.shifthinknow.com, "21 EMOTIONAL TOXIC BELIEF oleh Josua Iwan Wahyudi")

Friday, 21 May 2010

10 Hal Dalam Hidup yang Bisa Menjadi Lebih Baik dengan Bantuan Uang

Ada 10 hal bahkan lebih, di dunia ini yang tidak bisa dibeli dengan uang. namun dengan banyak uang, kita bisa memaksimalkannya dan membuat hidup menjadi lebih baik. Jadi, siapa bilang uang gak penting??

1. Waktu.
memang uang tidak bisa beli waktu.
namun kalo saya sudah punya banyak uang, saya tidak perlu bekerja terlalu keras lagi, yang berarti saya punya banyak waktu untuk keluarga saya, untuk hobby saya, dan lain-lain.
dengan uang saya bisa beli motor, mobil, naik pesawat, mau kemana2 gampang, cepat sampainya... kalo macet, bisa pake helikopter, dijamin anti macet. dan segalanya perlu uang.

2. Kebahagiaan
uang memang tidak bisa membuat saya bahagia, namun kalo saya banyak uang, saya tidak perlu khawatir lagi besok mau makan apa, besok mau bayar uang sekolah anak saya brapa duit, dan lain-lain
dengan banyak uang, saya bisa membawa keluarga saya ke luar kota, bahkan ke luar negeri. memberikan mereka liburan, melihat mereka bersenang2, tersenyum ceria, tidak ada yg lebih membahagiakan di dunia ini selain melihat senyuman dari orang yang Anda cintai.

3. Kebahagiaan Anak,
memang, dengan uang tidak membuat anak bahagia, 
tapi dengan uang saya bisa membelikan mainan yang bagus dan edukatif buat anak2 saya, saya mampu menyekolahkan anak saya di sekolah bermutu, mencarikan guru les yang handal, untuk mengajarinya supaya menjadi lebih pintar dan bertalenta. yang pada akhirnya akan membahagiakan hidup anak saya di masa mendatang.
saya juga bisa mengajak anak saya ke taman bermain, ke luar negeri, melihat keajaiban2 dunia, yang tentu saja akan menceriakan kehidupannya...
dengan banyak uang, saya tidak perlu kerja terlalu keras lagi, saya punya waktu untuk menceritakan dongeng kepada anak saya, saya punya waktu untuk bermain2 dengannya.... dan menceriakan hari2nya

4. Cinta
dengan uang, memang saya tidak bisa membeli cinta. namun dengan cinta saja, kita juga gak bisa menghidupi anak istri. mau makan batu apa?
buat beliin baju, bawa istri jalan2, menceriakan hidupnya, semuanya butuh uang...
tanpa uang, kita gak bisa mempercantik/memperganteng diri kita.
tanpa uang, gak bisa olah raga di tempat fitness.
tanpa uang, gak bisa pake baju keren.

boro2 bisa bikin ceweq/cowoq jatuh cinta kepada kita?
jadi kesimpulannya, cinta pun perlu uang
mau ngapel dari Kelapa Gading ke Kebayoran Lama pun perlu uang. 
setidaknya buat bayar angkot.
kalo jalan kaki, kapan sampenya? gitu sampe, keburu BB ooiii
bikin ceweq jadi ilfil, mana bisa cinta sama kita?

5. Penerimaan
sudah sangat jelas kata2 peribahasa.
Ada uang Abang disayang, tak ada uang, abang melayang.
Siapa mau berteman dengan orang yang gak berduit, mau makan minjem duit, mau pulang minjem duit, mau dateng pun minjem duit buat bayar angkot.
Apa kita2 mau diparasitin melulu sama orang2 tak beruang?
kita kerja capek2, mau nabung buat modal kimpoi, tapi dipalakin melulu.
haduuhhh.... apa kata dunia?

6. Kesehatan
memang benar uang tidak bisa membeli kesehatan.
tapi kita juga tau, manusia tidak mungkin bisa selamanya sehat.
kalo lagi demam, perlu uang untuk membeli panadol
kalo mendadak kena usus buntu, biaya operasi di rumah sakit bisa sampe belasan juta.
kalo lagi jalan di jalan raya, mendadak menginjak lubang, kaki keseleo, perlu bayarin tukang urut atau dokter tulang.
semuanya perlu uang.
orang tua kondisinya sudah lemah, perlu belikan multivitamin dan kalsium untuk supplement kesehatannya. biar orang tua panjang umur.
Apalagi dokter spesialis di jakarta skarang mahal2. skali praktek, ada yang mengenakan tarif sampe 500.000. apa jadinya kalo kita gak punya uang?

mau fitnes pun butuh uang, mau lari pagi pun butuh uang buat beli sepatu.
apa kira bisa minta gratis dari pabrik sepatu?

7. Kesuksesan.
Yuuppp... benar sekali kesuksesan berasal dari kerja keras kita.
tapi semuanya pun perlu uang. mau sekolah, kuliah, semua perlu duit.
saya tidak mungkin bisa jadi arsitek yang sukses, kalo gak punya duit buat kuliah arsitektur, apalagi biaya kuliah di jakarta makin lama makin mahal.

untuk bisa sukses, kita perlu kesehatan yang baik. dan untuk kesehatan yang baik, kita perlu makanan yang cukup dan bergizi. buat beli makanan bergizi pun kita perlu uang.

buat sukses berdagang, kita perlu modal untuk mengawalinya.
dan lain-lain.

8. Bakat.
sudah jelas, dengan uang kita bisa membayar orang untuk mengembangkan bakat kita. dari yang gak punya bakat pun bisa jadi berbakat. semuanya perlu pelatih yang tangguh. dan pelatih yang tangguh bayarannya mahal.

9. Sikap yang baik
orang2 yang ber-uang, biasanya berpendidikan tinggi.
sekolah di sekolah yang mengajarkan budi pekerti, berakhlak,
terbukti bahwa orang yang berpendidikan mempunyai sifat, tutur kata dan perbuatan yang lebih sopan dan terpuji. 
dengan banyak uang, kita bisa berbuat baik, menyumbang fakir miskin, menolong orang sakit, membangun masjid, gereja, wihara, dll.

10. Kedamaian.
dengan punya uang banyak, kita justru bisa menciptakan perdamaian di dunia ini. karna salah satu sumber kejahatan adalah "kekurangan uang buat mempertahankan hidup"

coba kita liat tukang copet, apakah dia semenjak kecil sudah bercita2 menjadi tukang copet?
dia mencopet karna dia tidak tau mau kerja apa, dia tidak tau mau kerja apa karna dulu dia tidak punya uang untuk bersekolah, akhirnya terdamparlah dia jadi seorang pencopet.

sekian dan terima kasih.

saya tidaklah memberhalakan uang,
namun saya juga sadar arti penting uang.

memang, uang bukanlah segalanya,
namun sangat benar pula bahwa segalanya perlu uang.

semoga ini dapat membuka wawasan kita, menuju negara yang semakin makmur di masa mendatang, rakyatnya rajin bekerja, hidup makmur dan sukses, tau menghargai uang, namun tidak sampai memberhalakan uang.
Amin.


(Sumber: kaskus.us)

Monday, 3 May 2010

Sisters...

From left to the right: Helen, Joan, Ria

Although we sometimes noisy, mad, gabby, and smelly *hahaha*; 
hope we always live in harmony and togetherness...

Love you, my sisters... >:D<

Wednesday, 31 March 2010

10 Words

The most selfish ONE-letter word...........
"I"
Avoid it.

The most satisfying TWO-letter word...........
"We"
Use it.
The most poisonous THREE-letter word.........
"Ego"
Kill it.
The most used FOUR-letter word.........
"Love"
Value it.
The most pleasing FIVE-letter word.........
"Smile"
Keep it.
The fastest spreading SIX-letter word..........
"Rumour"
Ignore it.
The hard working SEVEN-letter word......
"Success"
Achieve it.
The most enviable EIGHT-letter word........
"Jealousy"
Distance it.
The most powerful NINE-letter word.........
"Knowledge"
Acquire it.
The most divine TEN-letter word.........
"Friendship"
Maintain it.

(Source: kaskus.us)

Saturday, 27 March 2010

Keuntungan Menjadi Manusia Pembelajar

Tujuan dari belajar adalah untuk bertumbuh, dan pikiran kita, tidak seperti tubuh kita, dapat terus bertumbuh seiring kita menjalani hidup. ~Mortimer Adler

Banyak orang merasa dirinya sudah tidak dapat dan tidak perlu belajar lagi karena usianya bukan lagi usai sekolah. Mereka tidak menyadari bahwa sebenarnya seluruh hidup mereka adalah proses pembelajaran. Tidak ada batas usia untuk belajar: orang berusia 80 tahun pun, misalnya, masih dapat belajar. Entah dari pengalaman hidup atau kejadian sehari-hari. Lagipula, sebenarnya proses pembelajaran melalui pengalaman hidup, kejadian sehari-hari, atau apapun yang kita baca, tidak terjadi secara alami. Persoalannya hanya Anda mau atau tidak untuk belajar.

Jika Anda memiliki kemauan untuk menjadi manusia pembelajar, inilah keuntungan yang bisa didapat:

1. Pikiran tetap tajam
Seperti halnya pisau yang tidak akan terus tajam jika tidak secara berkala diasah, pikiran juga tidak akan tetap tajam jika kita tidak menggunakannya untuk belajar.

2. Memiliki rasa percaya diri yang tinggi
Orang yang memiliki banyak pengetahuan atau setidaknya satu pengetahuan khusus yang mendalam tentang suatu subjek, biasanya memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Mereka tidak takut bertemu orang, karena mereka memiliki banyak hal untuk dibagikan.

3. Menghemat uang
Bagaimana bisa menjadi manusia pembelajar itu menghemat uang? Bisa. Bayangkan saja jika Anda mempelajari mesin mobil dan kemudian menjadi cukup mahir, saat mobil Anda rusak, Anda tidak perlu membawanya ke bengkel dan membayar ongkos reparasi karena Anda dapat memperbaikinya sendiri.

4. Meningkatkan pendapatan
Tidak hanya menghemat uang, Anda juga dapat menggunakan keterampilan yang baru Anda miliki untuk meningkatkan pendapatan Anda.

5. Memiliki rasa puas karena telah mencapai sesuatu
Apa yang Anda rasakan saat Anda sudah berhasil mempelajari sesuatu? Salah satunya adalah kepuasan diri. Kepuasan diri karena telah mencapai sesuatu memiliki nilai positif yang sangat tinggi. Tidak hanya berfungsi sebagai relaksasi, rasa puas diri membuat Anda berpikir bahwa Anda bernilai.

Learning is a treasure that will follow its owner everywhere. ~Chinese Proverb

Sumber: Spirit Motivator

Friday, 22 January 2010

Soulmate

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai,
ketika kita berada di suatu tempat pada saat yang tepat,
itulah KESEMPATAN.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik,
itu bukan pilihan, itu KESEMPATAN.

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan,
itupun adalah KESEMPATAN.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut,
bahkan dengan segala kekurangannya,
itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi,
itu adalah PILIHAN.

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu,
dan tetap memilih untuk mencintainya,
itu adalah PILIHAN.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang bagai KESEMPATAN pada kita.
Tetapi cinta sejati yang abadi adalah PILIHAN.

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada.
Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang,
yang diciptakan hanya untukmu.

Tetapi tetap berpulang padamu,
untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin
melakukan sesuatu untuk mendapatkannya atau tidak...

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita,
tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita,
adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai,
tetapi untuk,
belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.

(Sumber: Spirit Girl)

Sunday, 6 December 2009

There is a Season

For everything there is a season,
And a time for every matter under heaven:
A time to be born, and a time to die;
A time to plant, and a time to pluck up what is planted;
A time to kill, and a time to heal;
A time to break down, and a time to build up;
A time to weep, and a time to laugh;
A time to mourn, and a time to dance;
A time to throw away stones, and a time to gather stones together;
A time to embrace, And a time to refrain from embracing;
A time to seek, and a time to lose;
A time to keep, and a time to throw away;
A time to tear, and a time to sew;
A time to keep silence, and a time to speak;
A time to love, and a time to hate,
A time for war, and a time for peace.

Ecclesiastes 3:1-8

Ricky and Joan

Daisypath Anniversary tickers